Liputan6.com, Ankara: Institut Observasi dan Riset
Gempa Kandili (KOERI) memperkirakan sekitar 500 sampai 1.000 orang tewas
setelah gempa dahsyat mengguncang kawasan timur Turki, Provinsi Van,
Ahad (23/10).
Menurut pusat seismologi yang berpusat di Istanbul
itu awalnya gempa tercatat sebesar 6,6 Skala Richter (SR). Namun
beberapa saat kemudian gempa direvisi menjadi 7,2 SR.
Gempa
tersebut mengguncang Desa Tavanli, Provinsi Van, pada Ahad sore waktu
setempat. Gempa juga terasa hingga ke Hakkari, yang teletak sekitar 200
kilometer dari Tavanli (baca: Gempa 7,3 SR Guncang Turki Timur).
Menurut laporan harian Hurriyet Daily News di situsnya, gempa merobohkan beberapa gedung tinggi di Van dan menimbulkan kepanikan. Sementara kantor berita Anatolia
mewartakan, gempa juga terasa hingga ke Dyanbakir, Sirnak, Siirt,
Batman, dan Mardin. Namun, Pemerintah Turki sampai saat ini belum
memberi keterangan resmi mengenai jumlah korban.(ULF)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar